TIM ELEKTRONIKA UNY RAIH JUARA II DI ELEFTITION UNDIP 2015

Tim UNY berhasil menjuarai Line Follower Robotic Competition pada ELLEFTITION Universitas Diponegoro 2015. Tim UNY diwakili mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik. Perlombaan dilaksanakan di Semarang pada 14 November 2015 lalu. Mahasiswa perwakilan UNY pada lomba tingkat nasional tersebut tergabung dalam sepuluh tim namun hanya satu tim yaitu dari tim Rosmeri 4 yang berhasil menyabet piala juara II.

Tim dari Rosmeri 4 yang beranggotakan Muhammad Nur Musyarif (Pendidikan Teknik Elektronika S1-2014), Okto Yusuf Prihantoro (Pendidikan Teknik Elektronika S1-2014) dan Widi Pradana Riswan Hermawan (Pendidikan Teknik Elektronika S1-2014).

Tim UNY mempersiapkan cukup matang untuk perlombaan ini. Terhitung sejak H-14 sudah melakukan pencetakkan track dan melakukan penyetinggan robot sehingga performa robot dapat berjalan dengan baik dan dapat dipastikan peluang untuk mendapatkan juara pun lebih besar. ELLEFTITION merupakan Electrical Line Follower yang diselenggarakan tiap tahun oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Elektro Universitas Diponegero. Semarang Line Follower Robotic Competition merupakan salah satu cabang lomba yang menguji kecepatan dan kemampuan robot penjejak garis milik peserta. Poin penilaian diambil dari keberhasilan jarak yang ditepuh robot, kecepatan waktu tempuh dan estetika.

“Kaget dan senang juga rasanya baru pertama kali ikut lomba line follower di tingkat mahasiswa namun sudah dapat langsung mendapatkan juara di bandingkan dengan rival-rival yang lain yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang line follower jelas kemampuan saya masih di bawah mereka namun nampaknya kali ini keberuntungan pada perlombaan kali ini sedang menghampiri saya” ujar Muhammad Nur Musyarif salah satu anggota tim Rosmeri 4.

Ada satu hal yang unik dalam perlombaan ELLEFTITION 2015 ini yaitu disarankan menggunakan aktivasi suara untuk memulai menjalankan robot (sound activation). Selain disarankan penggunaan sound activation ini juga mendapat poin tambahan yang cukup besar yaitu 30 poin. Aturan saat start menggunakan sound activation ini mengadopsi aturan lomba Kontes Robot Indonesia yang memang menjadi kiblatnya dalam penyelengaraan kontes robot di Indonesia. Penggunaan sound activation ini juga diharapkan dapat mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam menggembangkan teknologi (hernawan/muslikhin).